Sihir Ilmu Kesaktian Kejawen

Sihir Ilmu Kesaktian. Ada sangat banyak ilmu kesaktian yang dikenal para pencari ilmu kesaktian. Pada pembahasan kali ini saya akan membagi ilmu kesaktian menjadi dua. Pertama yaitu ilmu kesaktian yang bersifat fisik seperti kebal senjata tajam, kebal api, kebal sengatan binatang berbisa, punyake kuatan tubuh yang luar biasa, tubuh bisa berjalan diatas air, bisa terbang, bisa menjatuhkan seseorang dari atas motor, tubuh bisa menghilang dan lain sebagainya. Kedua yaitu ilmu kesaktian bersifat ghoib yang kasat mata seperti bisa melihat makhluk halus, bias mengetahui atau pergi kealam ghoib, bisa mengetahui masa lalu, masa depan, mengetahui isi hati orang lain dan lain sebagainya.

Pada pembahasan ini saya akan menjelaskan apa bentuk-bentuk ilmu kesaktian baik berbentuk fisik ataupun ghoib yang selama ini sangat ingin dikuasai atau dipelajari ilmunya. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

1. Ilmu Kesaktian Fisik

Ilmu ilmu kesaktian yang dikenal masyarakat sangatlah banyak dimulai dari ilmu-ilmu kesaktian yang diperoleh melalui puasa, wirid-wirid tertentu, pengisian, pembukaan, melalui latihan-latihan pernapasan tenaga dalam, meditasi, ritual-ritual penyembahan pada syetan dan lain sebagainya. Kesemua ritual yang dijalankan dilakukan untuk mendapatkan suatu kesaktian seperti kebal senjata tajam, kebal api, kebal sengatan binatang berbisa, punya kekuatan tubuh yang luar biasa, tubuh bisa berjalan diatas air, bisa terbang, bisa menjatuhkan seseorang dari atas motor, tubuh bisa menghilang dan lain sebagainya. Penjabaran ilmu kesaktian fisik adalah:

Ilmu Kebal : Sejenis ilmu untuk menguatkan daging dan kulit tubuh agar tidak luka, terbakar, tersengat, digigit binatang berbisa, atau sakit ketika bersentuhan dengan sesuatu yang tajam, runcing, keras, panas atau dingin. Ilmu ini dapat dikuasai dengan berbagai macam cara menurut aliran dan acara mendapatkannya.

Contoh : Aliran Kebathinan mistik sufi dengan membaca Asma’ul Husna Ya Qhowiyu Ya Matiinu ( Yang Maha Kuat,Yang Maha Kokoh) dengan bilangan tertentu. Aliran kejawen untuk mendapatkan kekebalan dengan melakukan laku prihatin dan merapal jampi aji rajamusti dengan berpuasa mutih selama 41 hari dengan ditambah puasa pati geni 3 malam dan puasa ngebleng semalam. Aliran tenaga dalam dengan menarik energi yang disimpan di dada (ex:aliran tenaga dalam BS), di ulu hati (ex:aliran tenaga dalam ML), di bawah pusar (ex:aliran tenaga dalam SN) lalu dialirkan pada tempat-tempat tertentu pada suatu bagian tubuh yang akan dibuat kebal. Aliran Yoga, Reiki, tenaga prana menurut tuturan para praktisinya dengan membalikkan energi kundalini menuju chakra tantien lalu dialirkan ke seluruh bagian tubuh,menarik energi dari chakra mahkota lalu dialirkan menuju jalur mikrokosmik orbit ke chakra tantien dan dialirkan keseluruh tubuh,atau dengan memadatkan aura tubuh.

Tubuh tidak dapat tersentuh oleh sesuatu yang membahayakan. Pada aliran kebathinan untuk mendapatkan ilmu tersebut dengan membaca doa Ibnu Alwan disertai permintaan syafa’at pada Syeikh Abdul Qadir Jailani.Pada aliran tenaga dalam dengan pengerahan kekuatan jurus satu atau jurus tiga yang berfungsi benteng tubuh dan melontarkan lawan. Pada aliran prana ataupun yoga dengan cara membuat bola energi perlindungan dengan energi Chi,Ki ataupun energi kundalini. Pada aliran kejawen dengan merapal ajian lembu sakilan.

Terbang diudara atau berjalan diatas air. Pada aliran Yoga atau meditasi energi untuk mendapatkan kemampuan meringankan tubuh didapat dengan cara meditasi pada cakra seks atau mengalirkan energi kundalini menuju cakra seks. Pada aliran kebathinan Sufi dengan melakukan dzikir asma’ul husna dengan bacaan ya lathiifu (Yang Maha Halus).Pada aliran kejawen dengan merapal ajian supiiangin dan dibarengi puasa.

Tubuh menghilang. Aliran kebathinan Islam dengan membaca wirid Al Baathinu . Pada aliran kejawen dengan merapal ilmu aji panglimunan. Pada aliran Meditasi atau Yoga dengan mengerahkan daya cipta disertai penggunaan kekuatan cakra. Masih banyak lagi ilmu kesaktian dan kekuatan fisik. Jika kita lihat setiap aliran walaupun berbeda cara maupun keyakinan berdasarkan agama atau kepercayaan tetap bisa menghasilkan kekuatan atau kesaktian yang sama.

Apakah ini membuktikan adanya wihdatul adyan (penyamaan semua agama dan kepercayaan sama baiknya)?
Tentu tidak ini adalah salah satu bentuk penyesatan bagi umat Islam, semoga kita tidak terjebak dengan kekuatan ghoib yang pada akhirnya dapat merusak akidah dan membuat keragu-raguan akan keyakinan kita.

2. Ilmu Kesaktian Ghoib (mengetahui hal-hal yang ghoib)

Kita tentu sering mendengar adanya orang-orang yang mengaku bisa mengetahui hal-hal yang ghoib atau bisa mendapatkan berita-berita rahasia, masa lalu juga masa depan. Seperti dalam aliran yoga atau pun Reiki mereka mengklaim bisa mengetahui hal-hal yang ghoib setelah mereka melakukan olah bathin seperti bermeditasi dan berhasil membersihkan dan membuka tujuh cakra utama yang ada pada dirinya dan membuka cakra-cakra langit (singchi dalam istilah aliran Reiki Tummo) dengan aliran energi kundalini yang menembus cakra mahkota. Tidak itu saja dalam aliran kejawen ada juga ilmu untuk bisa mengetahui hal-hal yang ghoib, sebagian besar orang yang mendalami ilmu kejawen pastilah mengenal adanya seorang pujangga yang bernama Ronggowarsito yang diyakini bisa meramal dan mengatahui kejadian masa mendatang puluhan tahun setelah kematian dirinya, dalam aliran kejawen ada ilmu ajian untuk mengetahui hal-hal yang ghoib (melihat jin, melihat tembus, melihat masa lalu dan masa depan) salah satunya yang terkenal yaitu dengan merapal ajian Trawangan
versi kejawen. Bacaannya adalah “Bismilahirohmanirrohim.Niat ingsun matek ajiku aji trawangan,aji pengawasan Sang Yhang Pramana,Byar padang trawangan pengawas ingsun,sifat katon kersaning Allah.” Selama membaca mantra diharuskan puasa selama 41 hari berturut-turut juga selama berpuasa setiap hari harus melatih kekuatan matanya dengan bermeditasi pada titik tengah antara kedua mata. Jika kita teliti ada kata-kata dalam ajian trawangan itu yang menjurus pada kesyirikan yaitu kata-kata “aji pengawasan sang hyang
pramana”. Sang Hyang Pramana sesungguhnya adalah dewanya agama Hindu lalu untuk kamuflase pada akhir rapalan itu disebut kata Allah, semua rapalan ajian itu jelas sudah ada unsur kesyirikan. Dalam aliran mistik sufi atau pun perguruan ilmu-ilmu karomah ada amalan untuk membuka hijab yang menjadi tirai penutup untuk mengatahui hal-hal yang ghoib yang diistilahkan dengan “al-kasyf” dengan cara yang benar-benar sesat dan tanpa ilmu seperti berzikir mengucap Hu Allah (bentuk bacaan zikir yang tidak pernah diajarkan Rasulullah) dengan konsentrasi pada titik-titik latifa-latifa (halus) bagian tubuh tertentu sampai mengalami trance (ketidaksadaran) yang mendorong terbukanya hijab alam ghoib. Masih banyak lagi cara-cara atau metode-metode untuk mengetahui yang ghoib sesuai dengan keyakinan dan aliran yang mereka dalami. Dari semua cara-cara yang disebutkan diatas semuanya berakhir pada konsep mendapatkan kekuatan ghaib yang diluar kemampuan manusia. Bentuk-bentuk sihir kekuatan ghoib adalah:

Out Of Body Eksperiens : Yaitu pengalaman saat berada diluar tubuh, dalam bahasa Indonesianya ilmu meraga sukma menurut penjelasan para paranormal dimana seseorang bisa melepas roh atau sukma dari tubuh fisiknya untuk berpergian kesuatu tempat di alam manusia atau berpergian kealam (astral) jin atau roh.

Clairvoyance : Yaitu ilmu trawangan untuk melihat alam ghoib juga untuk melihat alam manusia yang jauh atau tertutup yang tidak dapat dilihat dengan mata fisik, juga untuk melihat masa lalu dan masa depan.

Clairaudiance : Yaitu kemampuan untuk mendengar hal-hal secara ghaib hal-hal yang belum terjadi.

Thelepaty : Yaitu ilmu mengirimkan kekuatan dan perasaan dari jarak jauh sehingga orang kita tuju menerima apa yang ingin kita ungkapkan atau perasaan hati kita.

Magnetisme : Yaitu ilmu ghaib yang menggunakan prana atau “daya hidup”sebagai kekuatan dan daya penyembuhan”.

Sirep :Yaitu ilmu yang berdasarkan kekuatan cipta dan mantra yang digunakan untuk menidurkan orang secara paksa.

Pengasihan : Yaitu salah satu dari ilmu ”puja mantra”(mantra yang dikuatkan dengan cara prihatin) yang khasiatnya dari mantra pengasihan ini mampu mempengaruhi alam bawah sadar orang yang dikehendaki sehingga orang tersebut menjadi jatuh cinta pada kita.

Guna-guna : Yaitu suatu ilmu yang bertujuan untuk menyakiti dan mencelakai orang kita benci tanpa diketahui pengirimnya.

Teluh: Yaitu suatu kekuatan ghaib yang cara pelepasannya dengan bantuan roh halus untuk membunuh atau mencelakakan orang lain dari jarak jauh tanpa diketahui orang.

Aji kesaktian : Yaitu kekuatan atau kesaktian yang didapat dari hasil puasa selama beberapa waktu yang disyaratkan dengan dibarengi pengucapan mantra-mantra untuk mendapatkan suatu kesaktian tertentu.

Gendam: Sama dengan hipnotisme yaitu ilmu untuk bisa mempengaruhi alam bawah sadar orang lain agar mau menuruti keinginan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: