Barcelona Juara Dunia

Barcelona mengerahkan seluruh tenaga dan kemampuan untuk memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Estudiantes de La Plata di final Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi, Sabtu (19/12) malam.

Keberhasilan itu membuat Barcelona meraih sukses keenam sepanjang 2009 setelah berhasil menjuarai Copa del Rey, Primera Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa.

Tampil tanpa Andres Iniesta, pasukan Pep Guardiola tampak kekurangan kreativitas di lini tengah. Guardiola memilih duet gelandang Sergio Busquets dan Seydou Keita untuk mendampingi Xavi Hernandez di lini tengah, serta Thierry Henry sebagai pelengkap trisula penyerang.

Di sisi lawan, sesuai keinginan pelatih Alejandro Sabella, Estudiantes tampil fokus dan solid. Estudiantes tampak tak mau buru-buru membangun serangan dan memilih menguasai lapangan sejengkal demi sejengkal.

Setelah setengah jam pertandingan minim peluang, Estudiantes mengejutkan Barcelona. Menit 37, Juan Diaz melayangkan umpan lambung yang disambut Mauro Boselli dengan sundulan akurat. Victor Valdes tak bisa mencegah bola untuk bersarang di dalam gawangnya. Estudiantes pun memimpin satu gol.

Usai jeda, Guardiola menyuntikkan agresivitas dengan menggantikan Keita dan memainkan Pedro Rodriguez. Namun, pertahanan Estudiantes masih sulit ditembus. Tak banyak ruang yang diperoleh pemain Barcelona untuk leluasa melepaskan tembakan ke gawang Damian Albil.

Ibrahimovic tampak bermain di bawah penampilan terbaiknya. Dua peluang yang didapat striker jangkung ini gagal berbuah gol penyeimbang. Pertama, awal babak kedua, Ibra terlepas di dalam kotak penalti. Tapi, tendangannya dari sektor kiri menyamping tipis dari gawang Albil. Kedua, menit 79, meski berdiri bebas menyambut umpan Xavi, sundulan Ibra tak tentu arah.

Ketika Guardiola memasukkan Jeffren Suarez untuk mengisi posisi Henry, konsentrasi Estudiantes mulai terpecah. Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Gerard Pique mendekam di lini pertahanan lawan. Inisiatif itu berhasil ketika Pique berjibaku menyambut sebuah bola atas, sundulannya disambung Pedro dengan sundulan lagi yang melewati jangkauan Albil. Skor 1-1 dan pertandingan kembali hidup!

Kemenangan Barcelona dipastikan pada babak pertama perpanjangan waktu, pada menit ke-110. Hampir persis seperti proses gol Boselli, maupun peluang yang disia-siakan Ibra, umpan lambung Dani Alves disambut Messi dengan dadanya. Posisi Messi yang sudah berada di muka gawang Albil membuat bola leluasa mengoyak gawang Estudiantes.

Kepercayaan diri Barcelona kian menebal, sementara Estudiantes mulai didera kelelahan. Pengatur serangan Juan Sebastian Veron terlihat kerap berjalan kaki dan baru mengancam melalui bola-bola mati.

Pada menit terakhir pertandingan, Estudiantes nyaris menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Veron disambut Leandro Desabato dengan sundulan. Untunglah, bola melesat tipis ke samping gawang Valdes dan gagal mencegah kemenangan Barca.

Skor 2-1 bertahan hingga wasit Benito Archundia asal Meksiko mengakhiri pertandingan.

Susunan pemain:

Estudiantes Albil; Diaz, Rodriguez, Cellay, Desabato; Re / Rojo (90’+), Perez / nunez (79′), Benitez / Sanchez (77′), Brana, Veron; Boselli.

Barcelona Valdes; Alves, Abidal, Pique, Puyol; Busquets / Toure (79′), Keita / Pedro (46′), Xavi; Messi, Henry / Jeffren (83′), Ibrahimovic.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: