Argentina Menyerah Lawan Catalunya

Tim nasional Argentina gagal menaklukkan Catalunya ketika keduanya bertemu dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Camp Nou, Rabu (23/12) dinihari WIB. Dalam pertandingan itu Albicelestes dipaksa menyerah 4-2.

Argentina tampil dalam pertandingan ini tanpa diperkuat dua ikonnya, yakni Lionel Messi dan pelatih Diego Maradona. Sementara Catalunya yang dipimpin oleh Johan Cruyff disokong oleh sejumlah pemain bintang milik Barcelona seperti Carles Puyol, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Bojan Krkic serta sejumlah pemain kondang lainnya semacam Joan Capdevila, Oleguer dan Sergio Garcia.

Di awal laga kedua tim langsung memperlihatkan permainan menarik dengan usaha saling menyerang. Kesempatan pembuka didapat oleh pemain tuan rumah Sergio Garcia yang memanfaatkan umpan dari Bruno di menit ke-4.

Setelah tertekan, Argentina kemudian berusaha membalas. Kesempatan tim Tango di awal laga ini didapat lewat sebuah tendangan dari Javier Pastore. Namun tendangan itu masih bisa diantisipasti dengan baik oleh kiper Victor Valdes.

Memasuki pertengahan babak, peluang besar kembali lagi didapatkan Argentina. Namun serangan balik yang dilakukan secara cepat oleh striker milik Napoli Ezequiel Ivan Lavezzi masih bisa dikandaskan oleh kiper Valdes.

Sementara permainan agresif yang diperlihatkan oleh kedua tim baru bisa membuahkan hasil ketika mendekati penghujung babak pertama. Sebuah umpan diagonal terarah yang dilepaskan Verdu dari sebelah kiri berhasil disambut dengan baik oleh Sergio Garcia melalui sebuah sundulan kepala. Catalunya pun unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, agresifitas kedua tim untuk menyerang tetap tidak mengendur. Argentina mencoba mengambil insiatif lebih awal. Lima menit laga di babak ini berjalan, Angel Fabian Di Maria nyaris saja berhasil menyamakan kedudukan.

Namun skuad Johan Cruyff ini cukup jeli dalam memanfaatkan sejumlah kesempatan yang didapat. Di menit ke-55, tim tuan rumah kembali lagi berhasil membuat para penonton bersorak. Gol kedua dari Catalunya ini dibuat oleh Bojan setelah sebelumnya sempat melewati tiga pemain belakang lawan hingga kemudian dengan sebuah sontekan pelan saja dia berhasil memperdaya kiper Argentina Diego Pozo.

Hanya selang beberapa saat setelah membuat gol, Bojan kembali lagi nyaris membuat gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan pemain belakang Argntina. Namun peluang itu masih belum bisa membuahkan hasil.

Argentina sendiri akhirnya baru bisa membalas gol stelah pertandingan memasuki menit ke- 62 melalui gol yang dibuat Pastore. Pastore membuat golnya lewat sebuah tendangan voli yang memanfaatkan umpan dari Jesus Datolo.

Tetapi hanya berselang tujuh menit, Catalunya kembali lagi berhasil memperbesar keunggulannya lewat titik putih penalti. Sergio Gonzalez dengan cukup tenang berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti.

Sorak penuh kegembiraan penonton kembali lagi bergemuruh dalam lima menit berikutnya. Di menit ke-71, Argentina sempat memperkecil defisit gol melalui sumbangan dari Angel Di Maria. Namun Catalunya mampu membalas gol tersebut lewat aksi dari dari pemain Espanyol Moises Hurtado di menit ke-76 yang berhasil memanfaatkan bola mati dari tendangan Verdu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: