Sumpah Don Carlo

Carlo Ancelotti bersikukuh tak akan membeli pemain baru Januari nanti. Bahkan Don Carletto bersumpah akan lari sambil telanjang jika Chelsea sampai membuka buku ceknya.

Boleh dibilang menjelang pergantian tahun ini, Ancelotti tengah mendapat ujian berat di awal keberadaannya di Stamford Bridge. Yang paling terlihat adalah penampilan Chelsea yang kurang meyakinkan tujuh laga terakhir di semua kompetisi, di mana hanya satu kemenangan yang bisa diraih.

Selain itu, Ancelotti akan ditinggal para pemain pilarnya seperti Didier Drogba, Michael Essien, John Obi Mikel dan Salomon Kalou yang harus membela negaranya dalam perhelatan Piala Afrika awal bulan depan.

Dengan stok pemain yang menipis karena badai cedera khusunya di lini depan yang cuma menyisakan Nicolas Anelka sebagai striker utama. Di samping itu ada pemain muda minim pengalaman seperti Daniel Sturridge dan Fabio Borini.

Wajar bagi Chelsea yang mempunyai dana melimpah untuk segera membeli pemain berkualitas wahid pada bursa transfer musim dingin nanti. Apalagi striker 21 tahun asal Atletico Madrid, Sergio Aguero, sudah diincar oleh The Blues.

Namun, Ancelotti sendiri memastikan kalau ia tak membutuhkan Aguero atau pemain setipenya. Ia masih percaya pada kualitas penyerang yang ia miliki.

“Kupastikan tidak ada pembelian striker baru dan aku bersumpah jika aku melakukannya, aku akan berlari sambil telanjang di tengah guyuran salju,” tegas Ancelotti di Sky Sports.

“Aku percaya pada (Fabio) Borini dan (Daniel) Sturridge. Kami tidak butuh membeli pemain baru. Mereka punya kesempatan untuk unjuk kualitasnya di Januari nanti,” sambungnya.

Borini dan Sturridge musim ini sama-sama baru bermain sebanyak enam kali dan itu semua dilakoni sebagai pemain pengganti. Cukup riskan memang jika Ancelotti mempercayakan keduanya mendampingi Anelka selama Drogba dan Kalou pergi.

Tapi dinilai Ancelotti kalau memainkan mereka adalah cara terbaik untuk menguji sejauh mana kemampuan mengolah bolanya dan memberi lebih banyak jam terbang di usia yang masih terbilang muda, Borini (18 tahun) dan Sturridge (20 tahun).

“Yang jadi problem adalah mereka masih muda. Kami harus berani memainkan mereka karena mereka berkualitas. Ini saat yang tepat untuk menurunkan mereka ke lapangan dan memberi kesempatan.”

“Ini bukan perjudian. Akan jadi sebuah perjudian jika mereka tidak punya kualitas. Tapi sekarang mereka harus menunjukkannya,” pungkas mantan pelatih AC Milan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: