PREDIKSI Seri A Italia Giornata 21

Catania vs. Parma
Kick Off 24 Januari 00.00 WIB
Kedua tim akan bermain dengan motivasi berbeda. Elefanti, julukan Catania, akan mencoba keluar dari zona degradasi. Parma berupaya menemukan performa yang hilang sejak dikalahkan AS Roma di Stadio Olimpico.

Catania mendapat tambahan tenaga dari pasar transfer dengan datangnya Maxi Lopez, tapi kehilangan Fabio Sciacca, Gennaro Delvecchio, Giovanni Marchese, dan Pablo Barrientos. Sedangkan Pablo Ledesma terkena hukuman. Francesco Guidollin, pelatih Parma, hanya punya satu pemain cedera, yaitu Alberto Paloschi. Namun Cristian Zaccardo, Davide Lanzafame, dan Daniel Galoppa, terkena hukuman.

Prediksi: Parma membawa pulan tiga angka

Juventus vs. Roma
Kick Off 24 Januari 02.45 WIB
Claudio Ranieri mengatakan dirinya tidak datang ke Stadio Olimpico Turin, Sabtu ini, untuk balas dendam, tapi hanya ingin memberi pelajaran kepada mantan klubnya. Juve memecatnya ketika musim lalu menyisakan dua laga. Padahal musim sebelumnya Ranieri memimpin Bianconeri ke peringkat ketiga. Pelatih Ciro Ferrara kemungkinan menghadapi kesulitan lain setelah laga ini.

Ranieri tampaknya akan mencoba memenuhi harapan fans, yang ingin melihat Totti-Toni-Vucinic menjadi starter di lini depan Giallorossi dalam laga di Turin. Ciro Ferrara mungkin tidak tahu bagaimana mengatasi ketiganya, tapi yakin Roma tak akan pulang dari Turin dengan kemenangan. Statistik memperlihatkan sejak 2001, atau ketika Roma meraih Scudetto, Giallorossi tak pernah menang di Turin. Antonio Candreva akan membuat debutnya dengan Juve dalam laga ini. Mohamed Sissoko menjadi starter, sepulang dari Piala Afrika. diego menjadi pemain lubang di belakang Alessandro Del Piero dan Amauri.

Prediksi: Hasil seri mungkin lebih baik bagi kedua tim.

Bologna vs. Bari
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Bagi kedua tim, ini adalah laga konsolidasi setelah keduanya laga tengan pekan lalu gagal meraih kemenangan. Bologna dipaksa Atalanta berbagi gol 2-2, dan Bari gagal meraih kemenangan away di Genoa dan harus puas dengan hasil 1-1.

Franco Colomba, pelatih Bologna, tidak lagi terlalu gundah dengan absennya Massimo Mutarelli dan Stephen Appiah. Ia percaya Marco Di Vaio akan kembali mencetak gol. Ia hanya akan menginstruksikan lini belakangnya untuk fokus. Di sisi lain, pelatih Giampiero Ventura masih akan mengabaikan logika konvensional untuk mengatasi tim-tim mapan di Serie A. Ia tidak ingin terlihat gundah meski kehilangan Mariano Donda, Vitalii Kutuzov, Antonio Langella, Cristian Stellini dan Daniele De Vezze, dalam laga ini.

Prediksi: Kedua tim bermain imbang lagi.

Genoa vs. Atalanta
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Atalanta yang baru saja mengalami revitaliasi akan mengunjungi Genoa, tim yang mampu bermain cantik tapi sulit meraih hasil positif. Atalanta belum kalah sejak ditangani Bortolo Mutti, pelatih keempat Orobici musim ini. Gian Piero Gasperini, pelatih Genoa, masih sibuk menghadapi kritik publiknya yang menginginkan perubahan sistem bermain.

Gasperini ingin mempertahankan formasi 3-4-3, tapi krisis cedera pemain membuat segalanya tidak berjalan dengan baik. Bosko Jankovic, Houssine Kharja, Raffaele Palladino dan Rodrigo Palacio, absen akibat cedera. Salvatore Bocchetti terkena hukuman. Giuseppe Sculli, yang belum fit 100 persen, akan dipaksa menjadi stater bersama David Suazo di lini depan Genoa. Atalanta hanya kehilangan Edgar Barreto. Ernesto Javier Chevanton diharapkan menjadi starter. Tengah pekan lalu Chevanton hanya bermain 120 detik tapi mampu mencetak gol yang sensasional.

Prediksi: Genoa belum bisa menang lagi.

Lazio vs. Chievo
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Siapa pernah membayangkan Lazio, yang memenangkan Coppa Italia dan Piala Super Italia, kini berada di bawah Chievo dengan selisih tujuh angka? Tidak ada. Fans Biancoceleste hanya berpikir setelah mengontrak Mauro Zarate, dan mendatangkan Julio Cruz dari Inter, Lazio memiliki lini depan terbaik di Serie A. Mereka tidak memperhitungkan konflik Goran Pandev dan Cristian Ledesma dengan manajemen Lazio, dan tangan besi Claudio Lotito.

Kini, meski bermain di depan publiknya, tidak ada pengamat yang berani mengatakan Lazio akan dengan mudah mengalahkan Chievo. Terlebih, Lazio tanpa Sergio Floccari — figur yang sempat membangkitkan kepercayaan diri Biancoceleste — akibat cedera hamstring. Di sisi lain, Chievo akan datang dengan kepercayaan diri membuncah, setelah pekan lalu mengalahkan Juventus kali pertama dalam sejarah klub. Chievo juga pernah punya kenangan manis di Roma, saat mengalahkan Lazio tiga gol tanpa balas tiga musim lalu.

Prediksi: Lazio meraih tiga angka.

Livorno vs. Napoli
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Napoli akan berupaya mempertahankan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan, agar terus berada di zona Liga Champions. Livorno tak punya ambisi apa-apa lagi kecuali mempertahankan posisinya saat ini sampai akhir musim. Namun pelatih Serse Cosmi membutuhkan 19 angka lagi untuk mencapai target minimalnya.

Livorno kemungkinan tidak bisa memainkan defender Leonardo Miglionico, Dario Knezevic dan Fabio Galante, serta gelandang Nico Pulzetti. Napoli menghadapi pukulan serius dengan cedera yang dialami Fabiano Santacroce dan Ezequiel Lavezzi. Sedangkan gelandang Leandro Rinaudo dan striker Fabio Quagliarella terkena hukuman.

Prediksi: Napoli memperpanjang rekor, dan tetap berada di posisi keempat.

Palermo vs. Fiorentina
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Ini bukan sekadar pertemuan pink and purple, tapi pergulatan dua tim yang memiliki kesempatan terbaik mengakhiri musim di zona Liga Champions. Keduanya berpotensi saling mengalahkan, dan tidak akan menolerir kehilangan angka.

Palermo lebih diuntungkan bermain depan publiknya, dan punya tradisi memenangkan laga kandang. Mereka juga tak terkalahkan di enam laga terakhir. Fiorentina masih sibuk mempertahankan konsistensi, dan kesulitan meraih kemenangan berturutan.

Cesare Prandelli, pelatih La Viola, belum bisa menurunkan Stevan Jovetic dan gelandang berpengalaman Cristiano Zanetti. Di kubu Palermo, Delio Rossi tanpa Levan Mchedlidze, dan duet Amerika Latin;Fabio Simplicio and Edinson Cavani, yang terkena hukuman.

Prediksi: La Viola pulang tanpa angka.

Siena vs. Cagliari
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Ini mungkin akan menjadi laga terakhir bagi Alberto Malesani. Jika Siena kalah lagi, sang pelatih harus mengucapkan selamat tinggal kepada pemainnya. Malesani berupaya tenang menghadapi semua ini. Sedangkan Massimiliano Allegri, pelatih Cagliari, meminta pemainnya tidak terbebani obsesi merangkak lebih tinggi dan tetap menikmati pertandingan.

Malesani akan bermain dengan formasi 4-3-3, dengan Gianluca Pegolo di lini depan. Hanya itu piliah Malesani, karena Gianluca Curci terkena hukuman. Albin Ekdal akan mendukung dari lini tengah. Allegri tanpa Marco Pisano dan Daniele Conti, tapi itu bukan masalah serius. Andrea parola akan menjadi starter di lini tengah. Joaquin Larrivey bermain sejak menit pertama di lini depan, dan Nene menghangatkan bangku cadangan.

Prediksi: Kedua tim harus puas bermain imbang.

Udinese vs. Sampdoria
Kick Off 24 Januari 21.00 WIB
Ini akan menjadi laga paling menegangkan di Friuli. Bukan karena kedua tim sedang dalam performa terbaik, tapi sebaliknya. Kedua tim kehilangan kemampuan memenangkan laga sejak beberapa pekan terakhir.

Gianni De Biassi kemungkinan melakukan sejumlah perubahan untuk laga ini, menyusul pulihnya Gaetano D’Agostino dan Gokhan Inler. Mauricio Isla akan bermain di sisi kanan lini depan. Alexis Sanchez menjadi starter, sedangkan Bernardo Corradi dan Antonio Floro Flores duduk di bangku cadangan. Luigi Del Neri, pelatih Sampdoria, tanpa Antonio Cassano yang menderita cedera saat melawan Catania. Nicola Pozzi akan menggantikannya, dan Stefano Guberti akan membuat debutnya.

Prediksi: Il Samp harus puas membawa pulang satu angka.

Inter vs. Milan
Kick Off 25 Januari 02.45 WIB
Hasil apa pun dalam laga ini tidak akan mengubah konstelasi di papan atas Serie A Italia. Inter masih memimpin dengan enam angka, dan kesulitan memperlebar jarak. Milan terus mendekat dengan serangkaian kemenangan, serta masih menyisakan satu laga. Kekalahan dalam laga ini akan merupakan pukulan serius bagi salah satunya, meski musim masih menyisakan banyak laga.

Milan mungkin akan tampil lebih percaya diri, menyusul hasil mengesankan di tiga laga terakhir. I Rossoneri sangat produktif, dengan 12 gol dari tiga laga. Inter memperlihatkan kepiawaiannya mengejar defisit dua gol, ketika mengalahkan Siena 4-3 dan ditahan Bari 2-2.

Leonardo dipastikan masih akan menjadikan trio Backham, Ronaldinho, dan Marco Borriello, sebagai starter namun kemungkinan kehilangan Alessandro Nesta di lini belakang. Jose Mourinho juga tidak akan mengubah komposisi. Goran Pandev, Diego Milito, dan Weslej Sneijder, akan kembali menjadi andalan. Bedanya, Jose Mourinho berharap ketiganya mencetak gol lebih dulu, untuk memberi tekanan kepada Milan.

Prediksi: Kedua tim mungkin harus puas meraih satu angka.

Nah, sekarang tuliskan prediksi anda di kotak komentar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: